Rizky Ridho Ukir Sejarah, Gol Jarak Jauh Bawa Nama Indonesia ke Nominasi FIFA Puskas Award
Kabar membanggakan datang dari panggung sepak bola dunia setelah Rizky Ridho, bek tangguh yang bermain untuk Persija Jakarta, secara resmi masuk dalam daftar nominasi FIFA Puskas Award 2025. FIFA, badan tertinggi sepak bola global, mengumumkan bahwa gol spektakuler yang dicetak Ridho pada 9 Maret 2025 ke gawang Arema FC di ajang Liga 1 terpilih sebagai salah satu dari 11 gol terbaik yang bersaing untuk penghargaan Gol Terbaik FIFA tahun ini. Pencapaian ini menjadi catatan emas karena Ridho adalah pemain Indonesia pertama yang menembus nominasi sejak Puskas Award diperkenalkan pada 2009.
Gol yang menjadi perbincangan dunia tersebut dicetak Ridho dengan cara yang tak terduga. Berawal dari skema serangan balik cepat, Ridho yang berposisi sebagai bek tengah maju hingga mendekati garis tengah lapangan. Setelah melakukan kombinasi operan pendek dengan Ryo Matsumura, Ridho tanpa ragu melepaskan tendangan jarak jauh yang akurat. Bola melayang tinggi dan melengkung, melewati jangkauan kiper Arema FC, dan bersarang mulus di jaring gawang. Kecepatan, akurasi, dan jarak tembak yang luar biasa menjadi faktor utama yang membuat gol ini mendapatkan perhatian dunia.
Bersaing Ketat dengan Bintang Eropa
Masuknya gol Rizky Ridho menempatkannya setara dengan pemain-pemain elite yang merumput di liga-liga top Eropa. Dalam daftar nominasi Puskas Award tahun ini, ia bersaing langsung dengan gelandang internasional Inggris, Declan Rice, yang masuk nominasi berkat golnya bersama Arsenal, serta wonderkid Barcelona, Lamine Yamal. Kehadiran Ridho di daftar ini menjadi bukti konkret bahwa bakat dan kemampuan pemain Indonesia diakui di level tertinggi.
Nominasi Puskas Award tidak hanya menilai keindahan visual gol, tetapi juga memperhatikan aspek teknik, konteks pertandingan, dan prinsip fair play. Hal ini menunjukkan bahwa gol yang dicetak dalam kompetisi Liga 1 Indonesia mampu bersaing dengan standard kualitas yang ditetapkan oleh FIFA untuk penghargaan global.
Mendulang Kehormatan Setelah Faiz Subri
Meskipun menjadi pemain Indonesia pertama yang masuk nominasi, Rizky Ridho bukanlah yang pertama dari kawasan Asia Tenggara. Sebelumnya, pemain Malaysia, Mohd Faiz Subri, berhasil menjadi pemenang Puskas Award pada 2016 berkat gol tendangan bebasnya yang fenomenal. Pencapaian Ridho ini menegaskan kembali potensi sepak bola Asia Tenggara dan memberikan dorongan moril bagi kompetisi domestik di kawasan tersebut.
Pengakuan ini juga diharapkan mampu meningkatkan sorotan terhadap Liga 1 dan kualitas pemain-pemain lokal di Indonesia, membuka peluang bagi bakat-bakat lain untuk mendapatkan pengakuan di tingkat internasional.
Sistem Penentuan Pemenang Libatkan Voting Publik
Pemenang akhir FIFA Puskas Award 2025 akan ditentukan melalui kombinasi suara dari dua kelompok, dengan bobot masing-masing 50 persen. Kelompok pertama adalah pemungutan suara terbuka dari penggemar di seluruh dunia yang dapat dilakukan melalui situs resmi FIFA mulai 13 November hingga 4 Desember 2025.
Setiap pemilih diberi kesempatan untuk memilih tiga gol favorit, di mana pilihan pertama mendapatkan 5 poin, pilihan kedua 3 poin, dan pilihan ketiga 1 poin. Kelompok kedua adalah Panel Legenda FIFA, yang terdiri dari sejumlah tokoh dan mantan pemain hebat dunia, yang juga memberikan suara mereka. Dukungan masif dari publik Indonesia akan sangat berpengaruh dalam mendorong Ridho menuju posisi teratas.
Motivasi Baru untuk Karier dan Sepak Bola Nasional
Nominasi Puskas Award ini menjadi puncak pengakuan individu dalam karier Rizky Ridho hingga saat ini. Di usianya yang masih muda, ia telah menjadi tulang punggung di lini belakang klub dan tim nasional. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga motivasi besar bagi seluruh ekosistem sepak bola Indonesia. Ini mengirimkan pesan kuat bahwa talenta dari kompetisi domestik memiliki kemampuan untuk diakui dan diapresiasi di panggung global.









